Category Archives: Windows

Perbesar Ukuran Cursor Windows Vista

Perangkat pengolahan kata biasanya memiliki sebuah cursor vertikal yang berkedip-kedip. kursor tersebut berfungsi untuk menunjukan posisi teks yang akan muncul berikutnya ketika tombol karakter di tekan. Di monitor standar berresolusi rendah, posisi kursor pada layar dapat di tentukan dengan mudah. tetapi, dengan monitor beresolusi tinggi area layar menjadi sangat luas membuat posisi terakhir kursor sulit di temukan. Di Windows Vista, kesulitan semacam itu takkan terjadi lagi. kini, Anda dapat menentukan sendiri ukuran kursir yang pas untuk pengetikan teks. Caranya seperti berikut ini :

1. Buka Control Panel melalui menu Start – Control Panel

2. Setelah jendela Control Panel terbuka, ketik optimize visual display pada kotak pencarian yang terdapat di kanan atas jendela panel kontrol

3. Seusai mengetik kata kunci tersebut, pada bagian bawah jendela akan muncul shorcut hasil pencarian. kliklah ikon tersebut

4. Pada baris [set the trickness of the blink cursor], ubah combo box yang bernilai 1 menjadi nilai lain yang lebih besar. semakin besar angka yang di pilih, semakin besar ukuran kursor yang muncul di layar

5. Setelah pengaturan selesai dilakukan klik tombol [save] dan lihat perubahan yang terjadi

Sumber

Sharing Printer di Windows 7

Jika Anda ingin 1 printer di gunakan oleh 2 komputer, Anda dapat sharing printer tersebut. Tetapi dengan sharing printer mempunyai kelemahan yaitu, tinta akan lebih cepat habis, printer dan komputer yang mempunyai printer harus tetap menyala.
Berikut caranya :
Pertama, komputer yan punya printer sudah membuat sharing printernya dengan cara berikut :
1. Buka Start>Device and Printers
2. Klik kanan pada printer yang akan di share
3. Pilih “Printer Proerties”
4. Pilih tab “Sharing”
5. Contreng pada opsi “Share this preinter”
Setelah membuat sharing printer, Anda dapat melakukan sharing printer dari komputer lain :
1. Buka kembali Start>Device and Printers
2. Setelah muncul jendela Device and Printers, klik “Add a printer” pada menu di atas
3. Pilih “Add network, wireless, or Bluetooth printer”, lalu klik “Next”
4. Jika komputer, printer, jaringan berjalan dengan baik, maka secara otomatis printer akan muncul di atas
Komputer yang punya printer harus menyala dan sudah membuat sharing printernya
Printer juga harus dalam keadaan ON
Jaringan yang di gunakan juga harus dalam keadaan baik (baik LAN, Wireless, maupun Bluetooth)
5. Klik “Next”, “Next”, dan “Finish”
Sumber dari pengalaman

Jika Anda ingin 1 printer di gunakan oleh 2 komputer, Anda dapat sharing printer tersebut. Tetapi dengan sharing printer mempunyai kelemahan yaitu, tinta akan lebih cepat habis, printer dan komputer yang mempunyai printer harus tetap menyala. Untuk memulai sharing printer di Windows 7, silahkan simak artikel berikut.

Setting di sisi PC yang terdapat Printer

  1. Buka Start >Device and Printers.
  2. Klik kanan pada printer yang akan di share.
  3. Pilih “Printer Properties”.
  4. Pilih tab “Sharing”.
  5. Contreng pada opsi “Share this printer”.

Setting di sisi PC Klien

  1. Buka Start >Device and Printers.
  2. Setelah muncul jendela Device and Printers, klik “Add a printer” pada menu bagian atas.
  3. Pilih “Add network, wireless, or Bluetooth printer”, lalu klik “Next”.
  4. Jika komputer, printer, dan jaringan berjalan dengan baik, maka secara otomatis printer akan muncul di daftar.

    • Komputer yang punya printer harus menyala dan sudah membuat sharing printernya
    • Printer juga harus dalam keadaan ON
    • Jaringan yang di gunakan juga harus dalam keadaan baik (baik LAN, Wireless, maupun Bluetooth)
  5. Klik “Next”, “Next”, dan “Finish”.


Sumber dari pengalaman

Instal Windows XP

Dalam tutorial ini, mungkin setiap komputer akan berbeda. Jadi, saya akan menjelaskan secara umum.

Langkah-langkah Instalasi Windows XP

A. Setting FirstBoot melalui BIOS

1. Tekan tombol ‘Delete’ saat proses Detecting Hardware

2. Pilih menu ‘Boot’ (tampilan BIOS berbeda setiap merk)

01-masuk-bios

3. Rubah ‘First Boot Device’ menjadi ‘CDROM’

02-firstboot

4. Save to CMOS dengan menekan tombol ‘F10′, lalu tekan ‘Enter’

5. Maka komputer akan reebot, lalu masukkan CD/DVD Windows ke dalam CD-ROM/DVD-ROM

B. Instalasi Windows XP

1. Masukkan CD Windows

2. Komputer akan membaca booting dari CDROM

3. Saat booting muncul tulisan ‘Press any key to boot from CD..’ tekan sembarang tombol di keyboard untuk masuk ke booting CD

03-press-any-key

4. Muncul BlueScreen, tunggu sejenak

04-loading-windows-setup

5. Tekan ‘Enter’ untuk melanjutkan

05-mulai-instal

6. Tekan ‘F8′ untuk menetujui perjanjian lisense

06-i-agree

7. Mempartisi harddisk, jika di dalam harddisk terdapat banyak data, perlu berhati-hati dalam mempartisi.

Tekan ‘C’ untuk membuat partisi baru

07-harddisk-kosong

8. Ketik berapa besar partisi yang akan di buat (minimal 4000 MB)

08-besar-kapasitas

9. Tekan ‘Enter’ untuk membuat partisi yang di buat

Untuk membuat partisi untuk data, tekan ‘C’ untuk membuat partisi data

10. Pilih partisi ‘C:’ untuk menginstal Windows

09-harddisk-terpartisi

11. Tekan ‘Enter’ untuk memulai memformat

12. Pilih jenis partisi ‘Format the partition using the NTFS file system’ lalu tekan ‘Enter’

10-pilih-file-system

13. Tunggu, proses memformat harddisk C:

11-proses-format-harddisk

14. Setelah memformat harddisk, akan melanjutkan untuk penyalinan file ke harddisk

12-salin-file 13-loading-informasi

15. Selanjutnya, komputer akan reebot (atau tekan ‘Enter’)

14-reebot

16. Saat booting muncul tulisan ‘Press any key to boot from CD..’ jangan tekan tombol apapun, karena Windows sudah terinstall di dalam harddisk

17. Komputer akan melanjutkan penginstalan

15-booting-untuk-melanjutkan-instal 16. Lanjutan Penginstalan Windows 17. Lanjutan Penginstalan Windows

18. Di saat proses penginstalan, akan muncul tampilan untuk setting ‘Regional and Languages Options’ lalu klik ‘Customize…’

18. Pilih Bahasa

19. Pilih sesuai negara Anda atau keperluan

19. Pilih Regional dan Bahasa 20. Bahasa non-Unicode

20. Jika sudah, klik ‘OK’ dan klik ‘Next’ untuk melanjutkan

21. Isikan Nama dan Organisasi

21. Isi Nama dan Organisasi

22. Isikan Product Key

22. Isi Product Key

23. Isi Nama Komputer

23. Klik ‘Next’

24. Pada kolom ‘Time Zone’, pilih wilayah bagian negara Anda

24. Pilih Time Zone

25. Klik ‘Next’ untuk melanjutkan

26. Jika muncul ‘Networking Settings’, klik ‘Next’

25. Networking Setting

27. Jika Anda tidak ingin menyetting, abaikan dengan mengklik ‘Next’

26. Domain Komputer

28. Setelah penginstalan selesai, komputer akan reebot

29. Setelah reboot, saat login akan muncul ‘Display Settings’. Klik ‘OK’

28. Atur Resolusi Otomatis

30. Setelah itu muncul ‘Monitor Settings’. Klik ‘OK’

29. Resolusi

30. Please Wait

31. Selanjutnya akan ada tampilan ‘Welcome to Microsoft Windows’. Klik ‘Next’

31. Welcome to Microsoft Windows

32. Jika komputer tidak terkoneksi ke internet, untuk sementara pilih ‘Not right now’ lalu klik ‘Next’

32. Keamanan

33. Jika komputer tidak terkoneksi ke internet, saat muncul tampilan ‘Checking your Internet connectivity’ lalui saja dengan mengklik ‘Skip’

33. Pengecekan Koneksi Internet

34. Jika komputer tidak terkoneksi ke internet, saat muncul tampilan ‘Register’ pilih ‘No, not at this time’

34. Register

35. Isikan Nama User

35. Isi Username

36. Terakhir, klik ‘Finish’

36. Selesai

37. Jika sudah muncul Start Menu dan Desktop khas Windows, berarti penginstalan berhasil

37. Desktop dan Start Menu

38. Selanjutnya tinggal menginstal Driver dan aplikasi lain