Category Archives: Ubuntu

Install WordPress Offline dengan XAMPP di Ubuntu

A. Persiapan

1. Unduh aplikasi XAMPP terbaru | Unduh
2. Unduh file WordPress | Unduh

Setelah selesai mengunduh, pindahkan kedua file ke Desktop

B. Install XAMPP

3. Buka Terminal di menu “Aplikasi>Aksesoris>Terminal”

4. Masuk sebagai root, ketik pada “Terminal” :

su

01. Masuk Root

5. Lalu masukkan sandi lewat/password
Jika belum/lupa sandi, ketik pada “Terminal” :

sudo passwd

6. Ekstrak file XAMPP ke direktori /opt, ketik pada “Terminal” :

tar xvfz xampp-linux-1.7.2.tar.gz -C /opt

02. Ekstrak file XAMPP

7. Untuk memulai XAMPP, ketik :

/opt/lampp/lampp start

8. Jika berhasil, akan muncul :

Starting XAMPP 1.7.2…
LAMPP: Starting Apache…
LAMPP: Starting MySQL…
LAMPP started.

9. Untuk membuka XAMPP silahkan buka Web Browser, ketik pada “Address Bar” :

http://localhost

10. Jika terdapat tampilan berikut, berarti XAMPP sudah berjalan

03. Tampilan XAMPP

C. Membuat Database untuk WordPress

11. Buka Web Browser, ketik pada “Address Bar” :

http://localhost/phpmyadmin/

12. Ketik nama Database pada “Ciptakan database baru”, misal :

habibnurrahman_db

04. Membuat DB

13. Lalu klik “Ciptakan”

05. Berhasil Membuat DB

D. Install WordPress

14. Lalukan kembali pada cara nomer 3, 4, dan 5

15. Masuk ke direktori WordPress

16. Ekstrak file wordpress-2.8.5-id_ID.zip ke direktori /opt, ketik pada “Terminal” :

unzip wordpress-2.8.5-id_ID.zip -d /opt/lampp/htdocs

06. Ekstrak WP

17. Ubah konfigurasi file WordPress, ketik :

gedit /opt/lampp/htdocs/wordpress/wp-config-sample.php

07. Gedit wp-config

18. Cari pada Pengaturan MySQL

08. Gedit wp-config

19. Rubah pada bagian DB_NAME, DB_USER, dan DB_PASSWORD

Bagian DB_NAME diisi nama database yang sudah di buat tadi
Bagian DB_USER diisi dengan ‘root’
Bagian DB_PASSWORD kosongkan saja (hapus ‘katasandiandadisini’)

09. Pengaturan MySQL

20. Lalu simpan dengan menekan “Ctrl+S” dan tutup saja

21. Rubah nama file wp-config-sample.php menjadi wp-config.php, ketik :

mv /opt/lampp/htdocs/wordpress/wp-config-sample.php /opt/lampp/htdocs/wordpress/wp-config.php

22. Buka Web Browser, ketik pada Address Bar :

http://localhost/wordpress

10. Tampilan WP

23. Untuk mendaftar, isi pada bagian “Judul Blog” dan “E-mail Anda”

24. Klik “Instal WordPress”

25. Catatlah “Kata Sandi” yang di berikan secara acak

11. Simpan Katasandi

26. Jika sudah, klik “Masuk Log”

27. Masuk dengan Nama Pengguna admin dan kata sandi acak tadi

12. Login WP

28. Untuk mengganti Kata sandi masuk pada menu “Pengguna”

29. Lalu klik “Sunting” pada Nama Pengguna admin

13. Ubah Katasandi

30. Masukkan kata sandi yang Anda ingin pada bagian bawah dan “Perbarui Profil”

Demikian cara pemasangan WordPress Offline, semoga berguna bagi Anda semua.

Sumber : apachefriends.org/en/xampp-linux.html, file PDF

Membuat Bootloader Baru di Ubuntu

Artikel ini akan menjelaskan masalah yang lazim pada komputer yang menggunakan Dualboot Windows dan Ubuntu yaitu Bootloader hilang. Peristiwa ini biasa terjadi karena Windows yang rusak atau corrupt ataupun missing file, akhirnya membuat Windows harus di Repair atau terpaksa Insul (Instal Ulang). Setelah Windows selesai dan dapat digunakan kembali, Ubuntu tidak dapat di buka (booting). Ini dikarenakan MBR dihapus saat Insul Windows. Padahal fungsi MBR adalah untuk menyimpan Bootloader Linux. Ini cara membuat Bootloader baru.
1. Tekan tombol ‘Delete’ saat POST untuk setting FirstBoot melalui BIOS
2. Pilih menu ‘Advanced BIOS Features’
3. Rubah ‘First Boot Device’ menjadi ‘CDROM’
4. Save to CMOS dengan menekan tombol ‘F10’, lalu tekan ‘Enter’
5. Maka komputer akan reebot, lalu masukkan LiveCD Ubuntu ke dalam CD-ROM/DVD-ROM
6. Pilih bahasa yang ingin digunakan selama menggunakan LiveCD
7. Tunggu beberapa saat untuk menunggu samapai muncul Desktop Ubuntu
8. Buka aplikasi ‘Terminal’
9. Ketik ‘sudo su’

01. ketik sudo su

10. Lalu ketik ‘grub’

02. ketik grub

11. Buka ‘Partition Editor’ (System – Administration – Partition Editor)

03. melihat posisi partisi

12. Kembali ke jendela Terminal, ketik dengan rumus ini :
root (hdX,Y)
13. X diisi angka urutan harddisk yang terinstal Ubuntu
sda = 0
sdb = 1
sdc = 2
sdd = 3
..dst.
Menurut gambar, Ubuntu berada di ‘sdb’, berarti X diisi dengan angka ’1′
14. Y diisi angka urutan partisi yang terinstal Ubuntu
1 = 0
2 = 1
3 = 2
4 = 3
..dst.
Menurut gambar, Ubuntu berada di ‘sdb6′, berarti Y diisi dengan angka ’5′
15. Berarti pada jendela Terminal, ketik ‘root (hd1,5)’ lalu tekan ‘Enter’

04. ketik posisi linux terinstal
16. Ketik dengan rumus ini :
setup (hdX)

05. ketik setup (posisi)

17. Tekan ‘Enter’
18. Jika sukses akan muncul tulisan seperti dibawah ini.

06. hasil penginstalan boot loader

19. Untuk keluar, ketik ‘quit’ lalu ‘Enter’

07. keluar

KSJSS (Koreksi Saya Jika Saya Salah)

Sumber dari google.com

Mengkaitkan Partisi NTFS Otomatis di Ubuntu 9.04

01. Masuk sebagai SuperUserJika komputer masih menggunakan dual-boot dengan Ubuntu pastinya data-datanya berada di partisi NTFS. Tentu, di Ubuntu bisa membukannya, merubahnya, dan menghapusnya. Kita tinggal mengkaitkan (mount) partisi NTFS tersebut dengan cara klik kanan pada partisi NTFS yang akan dikaitkan, lalu pilih Kait (Mount). Hal itu selalu dilakukan jika komputer di restart maupun shutdown. Tentu saja merepotkan. Ini ada sebuah cara sederhana untuk mengkaitkan partisi NTFS secara otomatis saat startup.
1. Kaitkan semua partisi NTFS, dengan cara seperti cerita di atas
2. Buka Terminal (Aplikasi-Aksesoris-Terminal)
3. Masuk sebagai SuperUser dengan cara ketik ‘su’ lalu tekan ‘Enter’ dan masukkan passwordnya (jika belum pernah mengisi password SuperUsernya bisa membuatnya dengan cara mengetik ‘sudo passwd’ lalu tekan ‘Enter’ dan masukkan passwordnya*)
4. Lihat letak partisi NTFS dengan cara mengetik ‘mount -v’
5. Dari data di bawah,
a. partisi NTFS musik berada di /dev/sda5
b. partisi NTFS data berada di /dev/sda7
c. partisi NTFS master berada di /dev/sda6
d. partisi NTFS video berada di /dev/sdb5
6. Buka tab baru di Terminal atau tekan ‘Shift+Ctrl+T’ dan masuk lagi sebagai SuperUser
7. Lepas semua partisi NTFS dengan cara ketik ‘umount -a’
8. Rubah file fstab dengan cara mengetik ‘nano /etc/fstab’
9. Tambahkan tag pada baris paling bawah dengan rumus berikut
/dev/(posisi partisi) /media/(nama partisi) ntfs default 0 0
Contoh :
/dev/sda7 /media/data ntfs default 0 0
/dev/sda6 /media/master ntfs default 0 0
/dev/sda5 /media/musik ntfs default 0 0
/dev/sdb5 /media/video ntfs default 0 0
10. Simpan file tersebut dengan cara menekan tombol ‘Ctrl+X’ lalu tekan ‘Y’ dan ‘Enter’
11. Restart dan rasakan bedanya
12. Partisi akan otomatis terkait
Tambahan :
Jika akan melepas partisi tersebut maka gunakan perintah ‘sudo mount /dev/(posisi partisi)’
Jika akan mengkaitkan kembali gunakan perintah ‘sudo umount /dev/(posisi partisi)’

Jika komputer masih menggunakan dual-boot dengan Ubuntu pastinya data-datanya berada di partisi NTFS. Tentu, di Ubuntu bisa membukannya, merubahnya, dan menghapusnya. Kita tinggal mengkaitkan (mount) partisi NTFS tersebut dengan cara klik kanan pada partisi NTFS yang akan dikaitkan, lalu pilih Kait (Mount). Hal itu selalu dilakukan jika komputer di restart maupun shutdown. Tentu saja merepotkan. Ini ada sebuah cara sederhana untuk mengkaitkan partisi NTFS secara otomatis saat startup.

1. Kaitkan semua partisi NTFS, dengan cara seperti cerita di atas

2. Buka Terminal (Aplikasi-Aksesoris-Terminal)

3. Masuk sebagai SuperUser dengan cara ketik ‘su’ lalu tekan ‘Enter’ dan masukkan passwordnya (jika belum pernah mengisi password SuperUsernya bisa membuatnya dengan cara mengetik ‘sudo passwd’ lalu tekan ‘Enter’ dan masukkan passwordnya*)

01. Masuk sebagai SuperUser

4. Lihat letak partisi NTFS dengan cara mengetik ‘mount -v’

02. Melihat partisi

5. Dari data di bawah,

a. partisi NTFS musik berada di /dev/sda5

b. partisi NTFS data berada di /dev/sda7

c. partisi NTFS master berada di /dev/sda6

d. partisi NTFS video berada di /dev/sdb5

03. Partisi yang di mount

6. Buka tab baru di Terminal atau tekan ‘Shift+Ctrl+T’ dan masuk lagi sebagai SuperUser

7. Lepas semua partisi NTFS dengan cara ketik ‘umount -a’

04. Meng-umount partisi

8. Rubah file fstab dengan cara mengetik ‘nano /etc/fstab’

05. Mengedit file fstab

9. Tambahkan tag pada baris paling bawah dengan rumus berikut

/dev/(posisi partisi) /media/(nama partisi) ntfs default 0 0

Contoh :

/dev/sda7 /media/data ntfs default 0 0

/dev/sda6 /media/master ntfs default 0 0

/dev/sda5 /media/musik ntfs default 0 0

/dev/sdb5 /media/video ntfs default 0 0

06. Menambah tag

10. Simpan file tersebut dengan cara menekan tombol ‘Ctrl+X’ lalu tekan ‘Y’ dan ‘Enter’

07. Menyimpan

08. Saving

11. Restart dan rasakan bedanya

12. Partisi akan otomatis terkait

Tambahan :

Jika akan melepas partisi tersebut maka gunakan perintah ‘sudo mount /dev/(posisi partisi)’

Jika akan mengkaitkan kembali gunakan perintah ‘sudo umount /dev/(posisi partisi)’

KSJSS (Koreksi Saya Jika Saya Salah)

Sumber dari google.com

Segera Download Ubuntu 9.04

Ubuntu 9.04 - on desktops, netbooks, servers and in the cloud

Download Ubuntu 9.04 di sini

Game Windows Jajah Ubuntu

Ternyata, selain bebas virus, Ubuntu dapat menjalankan game dari Windows. Tetapi sayang, ada yang tidak bisa dijalankan di Ubuntu. Ada 2 cara yang saya punya:

Ubuntu Tampilan Vista

Ubuntu tampilan Vista

Sekilas, tampilan tersebut adalah Windows Vista. Ternyata itu adalah Linux Ubuntu 8.04 LTS.
Kita coba dengan cara berikut :

Install Ubuntu 8.04 LTS

Menginstall Ubuntu sangatlah mudah dibandingkan dengan Windows.
Saat proses install Ubuntu, kita bisa nge-game, internet (bagi yang koneksi).
Berikut 2 cara install Ubuntu 8.04 LTS :
Cara 1 (lewat booting)
1. Rubah CD ROM menjadi ‘first boot’ | cara
2. Masukkan Live CD Ubuntu ke dalam CD ROM
3. Pilih bahasa/language
4. Pilih ‘Try Ubuntu without any change to your computer’
5. Tunggu sampai masuk Desktop Ubuntu
screenshot-ubuntu-desktop

Ubuntu Lebih Enak

Memang, banyak orang tak mengenalnya OS Linux. Hanya mengenal satu, yaitu OS Windows. Linux dan Windows mempunyai perbedaan yang jauh. Linux yang paling banyak digunakan yaitu Distro Ubuntu (saat ini masih Ubuntu 8.04 LTS). Coba pikirkan, kalau beli OS Windows ori rata-rata hampir 1jt <aku lupa..> itupun hanya dapat digunakan SATU komputer saja dan tidak dapat di copy (kecuali yang bajakan..). Sedangkan OS Linux, GRATIS, BOLEH DIPERBANYAK, DAN SEBARLUASKAN SECARA FREE…

Dan yang terpenting, Linux BEBAS VIRUS…(selama belum ada yang membuat..)

Download Linux Ubuntu (versi terbaru)

Cara Install Linux Ubuntu