Di negeri tercinta kita kenapa apa-apa yang lokal selalu diremehkan ya? Mungkin presepsi orang-orang aja ya yang salah. Misalnya saja yang sempet booming, yaitu SmadAV. Masak beberapa minggu yang lalu ada yang pake SmadAV malah nyletuk bilang, “Hari gini masih pake SmadAV?”. Sungguh nasibmu Antivirus Lokal, jika dipandang oleh orang-orang seperti itu. Berikut kemungkinan presepsi orang-orang tersebut.
- Menganggap antivirus lokal tidak mampu membasmi semua virus.
- Menganggap antivirus lokal tidak mampu bersaing dengan antivirus import.
- Atau mungkin lainnya lagi.
Padahal, setidaknya presepsi yang benar adalah sebagai berikut.
- Antivirus lokal mampu membasmi virus-virus lokal yang TIDAK mampu dibasmi oleh antivirus import. Buktinya virus shortcut atau folder yang jadi file berekstensi .lnk itu saat ini antivirus yang dibintangi artis Jepang itu belum mampu membasminya, namun menggunakan SmadAV justru kembali normal.
- Antivirus lokal memang belum mampu bersaing dengan antivirus import, mungkin karena database virus yang belum diketahui, tidak mustahil, jika kelak antivirus lokal mampu bersaing dengan antivirus import.
Tak hanya itu saja, SmadAV buatan lokal saja, masih saja ada yang melakukan kecurangan dalam hal lisensi. Dukung Antivirus Lokal!
dan masih banyak lagi Antivirus Lokal Indonesia
.









Baru akhir November lalu Opera Software merilis browser desktop Opera 10.10, hari ini Opera kembali meluncurkan Opera 10.50 untuk Windows, yang disebut-sebut sebagai browser yang lebih cepat dan stabil dibandingkan Opera 10.10.








